Burung

SELAMAT DATANG

Kesatria Muda

2026

Burung
Awan 1
Awan 2
Tugu Teknik
Logo Kesatria Muda 2026

SELAMAT DATANG

Kesatria Muda 2026

Sayap Pertama

halo kesatria muda

selamat datang di bagian 1:

kesatria merajut karsa

Dalam mengenal Fakultas Teknik UGM sebagai lingkungan baru bagi Kesatria Muda yang akan menapaki dunia perkuliahan, tentunya membutuhkan pengetahuan tentang apa saja yang ada di Fakultas Teknik. Selain mengenal lingkungan baru, Kesatria Muda juga diharapkan dapat mulai mengenal diri sendiri melalui personal branding yang akan menunjukkan pribadi Kesatria Muda di lingkungan Fakultas Teknik UGM. Selain modul utama tentang personal branding, pada bagian 1 ini juga terdapat 2 video menarik yaitu "Sejarah Teknik" dan "Sejarah Kesatria" yang wajib ditonton sebelum kita bertemu secara offline di Pionir Kesatria nanti.

Nala 1

Personal Branding dapat diartikan sebagai sebuah proses pengenalan potensi yang dimiliki seorang individu dalam masyarakat. Personal branding meliputi aspek seperti kepribadian, kemampuan, kekuatan diri, nilai, kelebihan, serta persepsi positif yang ada dalam diri dan dapat dituangkan dalam bentuk Curriculum Vitae (CV) atau resume. Get to Know FT UGM merupakan rangkaian pengenalan lingkungan Fakultas Teknik UGM yang meliputi pengetahuan umum tentang FT UGM. Pengetahuan umum ini berupa Sejarah berdirinya FT UGM, Kiprah FT UGM dari masa perjuangan hingga kini, serta perkenalan departemen dan prodi yang ada di FT UGM saat ini.

Tugu Samping

sejarah teknik

Fakultas teknik berdiri pada tahun 1949 ini menjadi salah satu fakultas tertua di Universitas Gadjah Mada. Sampai saat ini Fakultas Teknik terus mengalami berbagai penyesuaian dan perkembangan. Mari simak video berikut ini!

Pita 1
Nala 2
Nala 3
Pita 2

sejarah kesatria

Indonesia sebagai negara berkembang terus menghadapi berbagai tantangan dalam sektor manufaktur, infrastruktur, dan energi. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, kebutuhan akan tenaga ahli di bidang teknik semakin meningkat. Kesatria muda sebagai calon-calon insinyur muda berperan penting dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan teknik harus dapat membekali pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta pemahaman mendalam tentang kontribusi mereka bagi bangsa.

lika-liku kesatria

Masa perkuliahan tentunya berbeda jika dibandingkan dengan masa saat sekolah. Di masa sekolah, segala sesuatunya teratur dan memiliki jadwal yang pasti. Selain itu, lingkup pergaulan yang akan ditemui di masa kuliah juga semakin luas dan beragam. Ditambah lagi dengan kesibukan akademik dan di luar akademik yang cukup kompleks semasa kuliah. Hal-hal tersebut harus dapat dikenali terlebih dahulu untuk menjadi bekal agar nantinya bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Yuk, kita sama-sama lihat apa saja kesibukan di luar akademik pada bagian 2 ini.

lika-liku kesatria

foto
belum tersedia

Perkuliahan adalah jenjang lebih tinggi yang diambil oleh seseorang setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas (SMA/SMK) atau sederajat. Sebelum memasuki dunia perkuliahan, sebaiknya kesatria muda harus mengenal terlebih dahulu seputar perkuliahan sehingga nantinya dapat mempersiapkan diri untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.

Bagian 3:

Kesatria Muda Berkarya

Tentunya kesatria muda sebagai calon-calon insinyur muda akan menghadapi masalah-masalah yang terjadi di Indonesia baik itu dari sektor manufaktur, infrastruktur, dan energi. Di bagian 3 ini, kesatria muda akan mengerjakan sebuah masalah keteknikan yang mana nantinya akan melatih kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan kerja sama.

Kesatria Muda Berkarya

Para kesatria muda diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan serta pemahaman mendalam mengenai jurusan Teknik yang kesatria muda ambil untuk kontribusi mereka bagi bangsa dan negara di masa depan.

Nala 4
Nala 5

Karya Aplikatif

Indonesia sebagai negara berkembang terus menghadapi berbagai tantangan dalam sektor manufaktur, infrastruktur, dan energi. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, kebutuhan akan tenaga ahli di bidang teknik semakin meningkat. Kesatria muda sebagai calon-calon insinyur muda berperan penting dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.